Fitnah Dunia… Kokohkah kita, atau masih mendua..

Marilah kita belajar bersama. Kita coba buka Al Qur’an Suci kita, surah Yaasiin.

Kita ambil ayat nomor 20 s/d 26:

(020) Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas-gegas ia berkata: “Hai kaumku, ikutilah utusan-utusan itu”.

(021) Ikutilah orang yang tiada minta balasan kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.

(022)Mengapa aku tidak menyembah (Tuhan) yang telah menciptakanku dan yang hanya kepada-Nya-lah kamu (semua) akan dikembalikan?

(023)Mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain Nya jika (Allah) Yang Maha Pemurah menghendaki kemudharatan terhadapku, niscaya syafaat mereka tidak memberi manfaat sedikitpun bagi diriku dan mereka tidak (pula) dapat menyelamatkanku?

(024)Sesungguhnya aku kalau begitu pasti berada dalam kesesatan yang nyata.

(025) Sesungguhnya aku telah beriman kepada Tuhanmu; maka dengarkanlah (pengakuan keimanan) ku.

(026) Dikatakan (kepadanya): “Masuklah ke syurga”. Ia berkata: “Alangkah baiknya sekiranya kaumku mengetahui.

Diceritakan bahwa penduduk sebuah kota ingkar dan tidak beriman kepada Allah. Kemudian didatangkan dua orang utusan untuk memberikan petunjuk.

Kemudian diperkuat dengan seorang utusan lagi dengan maksud memperingatkan penduduk kota agar bertobat.

Pada saat begitu banyak kerumunan penduduk kota yang menolak peringatan utusan-utusan tersebut, datanglah seorang laki-laki dengan tergopoh-gopoh.

Laki-laki ini memperingatkan penduduk kota bahwa utusan-utusan tersebut memang benar utusan dari Allah dan membawa Risalah yang benar.

Dan laki-laki tersebut dengan lantang dan sungguh-sungguh menyatakan keimanannya kepada Allah sang Pencipta di tengah kerumunan penduduk yang mengancam akan merajam dan membunuh para utusan.

Akibatnya Fatal, akhirnya laki-laki ini dikeroyok, disiksa dan diinjak-injak, sehingga badannya hancur lebur, dan ususnya terburai kemana-mana. Laki-laki ini meninggal dalam kondisi yang sangat mengenaskan.

Inilah Fitnah Dunia yang diterima laki-laki tersebut, mati dalam keadaan mengenaskan dengan tubuh rusak.

Tapi…

Dengarlah sebuah suara yang maha lembut dari Allah : (Yaasiin 026)

Qiilad Khulil Jannah ….. (Masuklah ke Dalam Surga….)

Ruh laki-laki ini berkata :

Qaalaa yaa laita qaumi ya’lamuun …. (Ia berkata: “Alangkah baiknya sekiranya kamumku mengetahui).

Ternyata kekokohan imannya pada Allah yang ditebus dengan fitnah dunia berupa mati dalam keadaan badan hancur telah di balas oleh Allah dengan balasan yang tidak terkirakan : Surga.. Sampai-sampai laki-laki tersebut sangat ingin kembali ke dunia ingin menyampaikan pada kaumnya betapa saat ini dia mendapat anugerah dari Allah berupa surga.

Marilah kita kembali kepada diri kita sendiri.

Sudah kokohkah kita dengan Fitnah Dunia?

Hidup dengan rejeki pas-pasan dengan teman, tetangga, kolega, teman kantor yang kelihatan lebih bagus kehidupannya.

Berlaku jujur di dalam bekerja di kantor dengan konsekuensi dikucilkan, di fitnah, kehidupan sehari-hari biasa saja.

Wajah tidak menarik, tidak cantik, tidak tampan.

Sering di ejek, atau diremehkan.

Tidak mampu tampil bak selebritis.

Menjadi manusia yang bukan apa-apa, baik di kantor, di jalan, di masyarakat dan tidak dianggap apa-apa.

Rumah biasa atau jelek, badan kurus karena tidak mau berkorupsi dan berkorupsi.

Dan masih banyak lagi fitnah-fitnah dunia.

Mampukah kita tetap kokoh hanya berpegang pada Allah, berpegang pada ketaqwaan bila mengalami fitnah-fitnah di atas?

Atau …

Kalau kita mengalami fitnah dunia di atas, kemudian kita menduakan tuhan kita yang maha Pengasih dan Pengampun?, kemudian mengumbar hawa nafsu dan mengiyakan ajakan setan?

Mampukah kita? Hanya hati kita sendiri yang tahu dan hati selalu Jujur.

3 pemikiran pada “Fitnah Dunia… Kokohkah kita, atau masih mendua..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s