Awas ada Ulat ! ! ! hiiii . . .

ulat.jpgAwas ada ulat!!!

Hampir semua yang melihat ulat merasa geli dan bahkan ada yang jijik. Berbulu, bergerak pelan dan banyak pula yang kalau terpegang membuat gatal dan kulit memerah.

Banyak ulat yang sempat bermetamorphose menjadi kepompong kemudian keluar menjadi kupu-kupu yang indah dengan pola dan warna yang menarik.

Tapi banyak pula yang belum sempat menjadikan dirinya bermetamorphose karena sudah keduluan dimakan pemangsa, terinjak maupun yang lain. Dia mati sebagai ulat!

Kita lihat bagaimana ulat bermetamorphose, terkurung dalam selubung kepompong, diam, dalam waktu tertentu. Dan pada saatnya tiba, dengan susah payah calon kupu-kupu ini keluar dari kepompongnya.

butterfly2.jpgSetelah keluar, terciptalah seekor kupu-kupu yang indah, terbang kesana kemari dari bunga satu ke bunga yang lain mencari makanan yang baik, mencari nektar dan sekaligus membantu penyerbukan bunga.

Yang pada akhirnya muncullah bunga – bunga lain yang tak kalah indahnya.

Demikian pula halnya dengan kita sebagai manusia yang dibekali dengan hati dan segudang nafsu. Nafsu bukanlah untuk dimatikan, tetapi untuk digunakan dan dikendalikan sesuai dengan tuntunan Allah s.w.t dan berpanutan pada kanjeng Nabi.

Berapa banyak dari manusia yang mati dalam keadaan masih sebagai Ulat.Β  Untuk menuju mendapatkan yang indah seperti kupu-kupu kita perlu mengarah menuju kepompong. Berdiam diri dan berpuasa seperti kepompong, yang pada hakikatnya adalah mengendalikan diri dan menjauhi nafsu-nafsu yang buruk. Berpuasa pada perilaku-perilaku yang sesat, maksiat atau perilaku yang tidak ada manfaatnya.

Berat? Sulit? Sukar?

Pertanyaan yang dapat dijawab dengan firman Allah Surah Al Balad (90: 10-11) :

albalad90-10.jpgalbalad90-11.jpg

10. Dan kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan (jalan kebajikan dan jalan kejahatan)

11. Tetapi dia tiada menempuh jalan yang mendaki lagi sukar itu (yaitu jalan kebajikan)

Jalan kebajikan, yaitu jalan yang mendaki dan sukar. Pada saat dipersimpangan jalan, kekiri jalan terlihat halus mulus, ke kanan terlihat jalan yang mendaki dan sukar.

Kita boleh memilih mana saja, tetap jadi ulat dan mati pada saat masih jadi ulat atau menjadi Kupu – Kupu yang indah tetapi harus melewati masa kepompong yang begitu mendaki dan sukar.

Semoga Allah selalu memberi kita Taufiq dan Hidayahnya, Amien..

4 pemikiran pada “Awas ada Ulat ! ! ! hiiii . . .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s