Sholatku, ibadatku, hidupku dan matiku . . .

Marilah kita lihat secara garis besar kegiatan kita sehari-hari.

Pada tabel berikut ditampilkan kegiatan kita sehari-hari, tentu saja hanya perkiraan saja dan secara garis besar.

Kita anggap ekspektasi umur kita masih 30 tahun lagi sebelum meninggal dan menghadap ke Allah s.w.t.

KEGIATAN WAKTU/ JAM TOTAL THN PERSEN
TIDUR/ ISTIRAHAT 8 10 34%
BEKERJA 8 10 34%
PERJALANAN 2 2.5 8%
SHOLAT / NGAJI 1 1.25 4%
MAKAN/ MINUM/ MANDI 1 1.25 4%
AKTIFITAS BERSAMA KELUARGA 2 2.5 8%
HIBURAN/ NGOBROL/ MELAMUN DLL 1 1.25 4%
AKTIFITAS SOSIAL KEMASYARAKATAN 1 1.25 4%
TOTAL 24 30 100%

Mari kita lihat bersama:

Selama 30 tahun sisa hidup kita, 10 tahun untuk Tidur, 10 tahun untuk Kerja, bersama keluarga hanya 2.5 tahun.

Selama 30 tahun kita hanya menggunakan waktu tidak sampai 1.5 tahun untuk sholat dan ngaji.

Hampir 4 tahun kita pakai untuk tua diperjalanan, hiburan, ngobrol dan melamun.

Sebesar apakah nilai ibadah kita, sejauh manakah kita telah menggunakan hidup dengan bermanfaat dan bernilai ibadah?

Itulah sebabnya, kanjeng nabi pernah bersabda, hanya rahmat Allah lah yang bisa menyelamatkan kita.

Itulah sebabnya, kanjeng nabi yang sudah pasti calon surga, malam-malam hari masih selalu beribadah sampai bengkak

kakinya, mengharap penuh harap rahmat dari Allah.

Bagaimana dengan kita?

Solusinya sederhana, kita konversikan seluruh kegiatan di atas supaya bernilai ibadah dengan cara meluruskan niat kita yaitu ikhlas dan hanya mengharap ridho Allah swt. Insya Allah rahmat Allah akan menghampiri kita.

Bekerja, di perjalanan kita luruskan niat ikhlas mencari ridhonya. Sungguh-sungguh, amanah, jujur, dan urusan rizki adalah urusan Allah.

Ngobrol, hiburan, melamun kita ubah dengan mengobrol hal-hal yang bermanfaat, saling nasihat menasehati, menjauhi perkataan sia-sia apalagi ghibah/ menggunjing.

Tidur kita lakukan dengan cara yang baik, berwudhu dan berdoa sebelum tidur. Dan kadang lebih baik tidur dari pada melakukan kegiatan yang mendekati maksiat.

Maka …. Insya Allah kita akan mendapatkan 100% dari hidup kita bernilai Ibadah. Amien…

Kita tutup dengan Surah Al An’Aam, Surah 6 ayat 162:

alanam6-1621.png

162. Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.

5 pemikiran pada “Sholatku, ibadatku, hidupku dan matiku . . .

  1. sebuah nikmat yang sering kita salah gunakan adalah waktu, padahal waktu yang telah berlalu tidak dapat kita peroleh kembali. dan penyesalanlah yang akan terjadi jika kita melupakan waktu untuk kegiatan yang bermanfaat. namun penyesalan pun tidak akan berarti jika kita hanya menyesal tanpa merubah sikap dan tindakan kita.

  2. Allahu Akbar…. sungguh solusi yg sederhana. Bagi orang awam spt sy sulit untuk mengkonversikan waktu yang 96% yg tidak se-nilai dg sholat & ngaji jika tifak ada key words “niat & ikhlas”…. menjadikan 100% waktu kita setara dg fully ibadah . Trims Pak… Tipsnya, mudah2an tambah banyak ide2 keikhlasan yg disebarkan & tambah banyak pahalanya. amien. nuwun

  3. ikutan komentar…. seorang sufi besar pernah berkata :
    Biarkan anggota tubuhmu bekerja untuk duniamu, pikiranmu untuk kepentinganmu, tapi jangan lepaskan Hatimu dari Ilahi… kurang lebihnya, untuk mendongkrak aktifitas ibadah kita jangan lupa Dzikir pada Allah, bahkan ditengah kesibukan kerja dunia kita… InsyaAllah 34% waktu kerja dunia kita bisa masuk ke bagian Ibadah juga…

  4. kpala gu arasanya kebentur ma karang yng tajam

    gua lupa akan hal itu, jadi inget masa kecil waktu mama bilangin baca “bismillahirrohmanirrohim” klu au ngapa2in

    papa juga bilang “klu ditnya malikat untuk apa umurmu kau habiskan mo di jawab apa…………???”

    thanks ya bang pandum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s