Manusia dan 2 Burung Gagak..

diambil dari berbagai sumber

Seekor gagak sedang berdiri santai di antara beberapa pepohonan. Tampak sekali kalau gagak ini termasuk gagak pemalas.  Sedari tadi seseorang memperhatikan gagak tersebut, dia ingin tahu apa yang sedang dan akan dilakukan gagak tersebut.

Sudah beberapa saat mengamati, apa yang dilakukan gagak hanya berdiri, tiduran, mengais-ngais bulunya.

Tiba-tiba datang seekor Gagak dari angkasa. Gagak ini tampak gesit, dan diparuhnya terlihat sepotong roti. Burung ini mendekati gagak yang baru santai, kemudian melepaskan potongan roti itu dari mulutnya untuk diberikan kepada sang gagak.

Semua itu tidak terlepas dari pengamatan orang tersebut. “Hmm.. ternyata benar apa yang telah Allah tetapkan, bahwa Allah akan menjamin rizki setiap makhluk yang diciptakannya” demikian kesimpulan orang tersebut.

Sejak hari itu, orang tersebut lebih banyak berdiam diri dan berdoa. Dia yakin bahwa kalau memang sudah rizkinya dia akan mendapatkannya.

Suatu hari seorang yang sangat Alim melewati tempat  orang tersebut. Dia berhenti dan mengamati apa yang dilakukan orang tersebut, kemudian dia bertanya: “Apa yang sedang kau lakukan wahai hamba Allah”.

Orang ini mendongak dan mengamati orang Alim ini, kemudian menceritakan seluruh pengalamannya serta tidak lupa menceritakan tentang kisah 2 ekor gagak ini, dan orang ini juga mengatakan bahwa 2 ekor gagak ini telah memberinya pelajaran yang paling berharga bagi dirinya.

Orang alim ini mendengarkan dengan serius, sambil sekali-kali mengangguk-anggukkan kepala, kemudian berkata:”Wahai hamba Allah, apa yang kamu saksikan itu benar adanya, dan bahwa Allah menjamin rizki setiap makhluk yang diciptakan juga benar adanya. Tapi satu hal yang kamu keliru mengamati”.

“Apa itu wahai orang yang Alim”, kata orang tersebut.

Orang Alim ini menjawab: “Kenapa kamu memperhatikan gagak yang malas itu?. Kenapa  kamu tidak lebih tertarik dengan gagak satunya. Giat, rajin di dalam mencari rizki Allah, dan dia mampu memberikan sebagian rizkinya kepada gagak yang lain?”.

“Bangunlah, carilah rizkimu dengan sungguh-sungguh dengan niat ibadah, jangan berbuat bodoh seperti ini”.

Orang Alim ini kemudian melanjutkan perjalanannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s