Ternyata hampir tiap hari kita makan mbahnya Babi..

pork061218_560.pngKenapa Babi haram? Semua pakar berbicara, mulai dari cacing pita sampai ke sistem jaringan babi yang mirip manusia. Tetapi bagi pak Sanip, kenapa babi haram ya karena memang diharamkan. Wong begitu banyak kenikmatan yang diberikan sama Allah ke kita, mosok dilarang satu aja nggak mau. Itu kan juga untuk menunjukkan sejauh mana ketaatan kita pada sang Raja di Raja gusti Allah..

Kita ngantor saja ada aturan dan ada larangan, yang kadang-kadang larangan itu sulit dicerna kenapa dilarang? Ya selama you masih mau numpang makan disini ikutin aturan yang ada, kalau nggak mau ya silakan Get OUT saja. Begitu komentar pak Sanip.

Kembali kita ke LapTop .. ehh Judul.. Ternyata tiap hari dari mulai bangun tidur sampai mau tidur lagi kita begitu bersuka cita menyantap barang haram yaitu mbahnya Babi. Semua makan dengan lahap dan seolah-olah tidak pernah kenyang-kenyang..

Lho kok mbahnya Babi, apa itu?. Ya babi saja haram apalagi mbahnya, super super haram.

Kayak apa itu mbahnya Babi.

Ingat surat al Hujuraat (49:12) :

12. Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.

Seperti itulah rupa mbahnya Babi. Menggunjing, ngomongin orang, berpurbasangka = memakan bangkai saudara kita yang sudah mati.

Kita makan bangkai saja sudah haram, apalagi bangkainya saudara kita sendiri (bayangkan kita makan daging adik atau kakak kita yang sudah meninggal). Itulah Ghibah, Gunjing, itulah yang saat ini hampir selalu kita santap dengan rakusnya. Malah diakui kebenarannya melalui tayangan-tayangan TV dengan segala yang berbau Gosip.

Salah satu hal utama yang menggelincirkan kita ke neraka bukan karena kita tidak sholat, tidak zakat, tidak naik haji, tidak puasa… tetapi karena kita sangat menikmati makan mbahnya Babi, dan tidak merasa lagi.

So, temen-temen mari kita makan daging Babi saja!!.

Ya jangan itu juga haram. Ingat kata pak Sanip kalau Rajanya sudah bilang haram, ya haram…if (!document.layers) document.write(‘

‘)

4 pemikiran pada “Ternyata hampir tiap hari kita makan mbahnya Babi..

  1. emang betuuuuuuLLLLL…. banyak dari kita yang g sadar klo mbahnya babi da sering dimakan tiap hari…. Astagfirullahal’adzim….

  2. Serakus rakusnya singa,gak ada singa makan syur bayam ya nggak……. masak kita manusia yang punya akal,semua yang hidup mau di embat malu dooonk!!!!!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s