Yang paling dekat dengan kita
Si Nita, anak cantik dan manis serta cerdas di sekolah sebuah SMP.
Dia adalah satu-satunya buah hati dari teman seperjalanan ke kantor waktu itu
Nita menjadi kebanggaan kedua orang tuanya.
Memang Nita anak yang luar biasa, Cantik, Cerdas, dengan perilaku alim dan terjaga
serta sangat hormat pada orang tua.
Seorang mahasiswa semester 4 yang baru saja bisa mengendarai mobil,
mengendarai mobilnya secara ugal-ugalan karena terpengaruh narkoba.
Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak
Nita baru saja pulang sekolah berjalan melewati jalan yang kebetulan juga dilewati oleh mahasiswa tadi
Bresssss …….
Kejadian begitu cepat, dan semua sudah terjadi
Nita meninggal dalam usia sangat muda, dan Nita adalah anak satu-satunya teman saya.
Saya masih ingat waktu teman itu berkata bahwa setelah melewati bahtera rumah tangga selama 12 tahun,
Allah baru memberinya momongan si Kecil Nita,
dan kini Allah telah memanggilnya kembali dalam waktu singkat.
Cerita di atas telah terjadi 8 tahun lalu
Cerita tentang kematian seseorang akan selalu kita dengar
Karena kematian adalah suatu keniscayaan
Karena kematian adalah sebuah takdir yang akan datang menghampiri siapapun dengan waktu yang telah ditentukan.
Kita berjalan, berlari menghampiri takdir kita, menghampiri dan menuju untuk kembali keharibaan Allah s.w.t
Ibarat, kita berlari marathon dengan jarak yang tidak pernah kita ketahui, ada yang hanya puluhan kilometer, ada yang sampai ratusan bahkan ribuan kilometer, dan kita tidak akan pernah kapan garis finish kita.
Saat ini,
Apakah kita sedang terengah-engah berlari mengikuti, mengumbar dan memuja hawa nafsu kita?
Ataukah kita sedang terengah-engah berlari mencari dan mencari untuk semakin mendekat kepada sang Pencipta, terengah-engah semakin meningkatkan taqwa?
PRIIIIIITTTTTTTTTTT……, bunyi peluit Garis finish terdengar, dan kita telah mencapai garis finish
Waktu kematian sudah sampai, waktu kematian sudah ditakdirkan
Sedangkan cara kematian, apakah dalam keadaan memuja hawa nafsu atau taqwa, 100% kita sendiri yang menentukan
dan Kita diberi hak untuk memilihnya.
Apa yang kita pilih maka Allah akan meneguhkannya.
Allah tidak pernah mentakdirkan manusia masuk neraka, manusialah yang memilihnya
Semoga kita semua menjadi hamba-hamba Allah yang berserah diri.
Ali-`Imraan:185
كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَمَن زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ وَما الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلاَّ مَتَاعُ الْغُرُورِ
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.
At-Taubah:116
إِنَّ اللّهَ لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ يُحْيِـي وَيُمِيتُ وَمَا لَكُم مِّن دُونِ اللّهِ مِن وَلِيٍّ وَلاَ نَصِيرٍ
Sesungguhnya kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi. Dia menghidupkan dan mematikan. Dan sekali-kali tidak ada pelindung dan penolong bagimu selain Allah.
Ibrahim:027
يُثَبِّتُ اللّهُ الَّذِينَ آمَنُواْ بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الآخِرَةِ وَيُضِلُّ اللّهُ الظَّالِمِينَ وَيَفْعَلُ اللّهُ مَا يَشَاءُ
Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki.
Juli 9, 2007 at 11:09 am
Dan salah satu alasan kenapa manusia diciptakan dengan sifat lupa adalah agar mereka juga bisa melupakan peristiwa peristiwa yang akan membuat mereka bersedih sepanjang waktu karena Allah tidak akan memberikan cobaan kepada hambaNya sekiranya cobaan itu tidak mampu di tanggung olehnya.. maaf kalo salah denger khotbahnya udah lama….sapa tau beda..
Juli 26, 2007 at 1:00 am
pakdhe..kok gak ada kabarnya??? apa lagi umroh??
Juli 26, 2007 at 8:41 am
Halo Kawan dah lama saya gak datang ke sini memang dengan berserah diri dengan Tuhan kita kan mendapatkan suatu keajaiban…
Agustus 8, 2007 at 1:05 am
Alhamdulillah baik2 aja… ayo dong tulisannya!